Pages

Selasa, 19 Maret 2013

Sepi


Sepi tak berarti sendiri
Selalu ada yang menemanimu, Allah
Gelap tak berarti tak bercahaya
Karena akan selalu ada yang menerangi kalbu mu, Iman
Pohon itu bergoyang
Ia menari diiringi angin dan hujan yang mengguyur Bumi
Tampak begitu tak berdaya namun tetap terlihat mempesona
Karena ia, mengucap Asma Allah
Aku di sini bersama sepi, gelap, dan tanpa daya
Haruskah aku mengutuki semua yang terjadi?
Ataukah meniru pepohonan yang senantiasa mengucap Asma Allah
Aku di sini ingin memanggil semua orang yang kusayangi
Menemaniku agar sepi pergi
Nyatanya, walau aku begitu membenci sepi,
Ia dengan hebatnya mengajariku betapa berarti orang - orang yang ku sayangi
Betapa berarti orang - orang yang selama ini selalu di sisiku


Tulisan ini dibuat di Masjid UIN Alauddin Makassar, di tengah hujan besar, dan saya hanya seorang diri di dalam Masjid besar yang tengah mati lampu tersebut. Jadi, ya suasana memang agak melankolis. Ha ha ha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thanks for reading.. Any comments?
Write down!

Leelou Blogs
 

Template by BloggerCandy.com