Pages

Tampilkan postingan dengan label recommended book. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label recommended book. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Oktober 2012

Habits


Habits berarti segala sesuatu yang dilakukan secara otomatis, bahkan kita melakukannya tanpa berpikir. Laksana pertumbuhan daun yang selaras dengan pertumbuhan akar pada kecambah. Diri kita terpancar dari habits kita. Akar adalah habits, dan daun adalah sebuah refleksi dari habits tersebut. Habits dilahirkan dari pasangan practice dan repetition. Semakin kita memperbanyak frekuensi latihan dan pengulangan, maka habits akan lahir.

WHY HABITS?
Pernahkah melihat pemain sepakbola profesional? Kita melihat seolah ada lem pada ujung sepatunya sehingga bola tampak begitu mudah untuk digiring. Pernah merasa takjub dengan pemain basket yang dengan mudahnya melakukan lay up ? Mengapa satu orang bisa menguasai satu keahlian tertentu  sementara yang lain tidak?
Jawabannya adalah karena memiliki suatu kebiasaan yang orang lain tidak lakukan. Kebiasaan ini membuat orang tersebut menjadi ahli.

KELEBIHAN: Buku ini secara cerdas memberikan inspirasi kepada kita bahwa SEKARANG adalah saat yang tepat untuk memulai kebiasaan kita yang baik,menjadikan diri kita ahli, dan membuang semua kebiasaan buruk yang sia - sia bahkan membinasakan.

KEKURANGAN: Buku ini harusnya bisa lebih diberikan detail untuk mendapatkan habits tersebut

Sabtu, 07 April 2012

99 Cahaya di Langit Eropa

sumber

Harga                  : Rp. 69.000,-
Tebal buku          : 392 halaman
Penulis                : Hanum Salsabiela Rais dan Rangga 
                            Almahendra
Penerbit              : Gagas Media 2011

 
Aku mengucek-ucek mata. Lukisan Bunda Maria dan bayi yesus itu terlihat biasa saja. Jika sedikit lagi saja hidungku menyentuh permukaan lukisan, alarm di Museum Louvre akan berdering-dering. Aku menyerah. Aku tidak bisa menemukan apa yang aneh pada lukisan itu.
"Percaya atau tidak, pinggiran hijab Bunda Maria itu bertahtakan kalimat tauhid Laa Ilaaha Illallah, Hanum." Ungkap Marion pada akhirnya.

Kunjungan saya bersama teman – teman pada tanggal 22 Maret 2012 ke Gramedia Atrium telah mengantar saya pada buku ini. Buku ini menyeruak timbul menarik perhatian saya dengan cover dan judulnya yang berbeda dengan novel lainnya. Seakan berteriak memanggil dan meminta saya untuk segera membawanya ke kasir dan pulang. Tanpa pikir panjang, saya pun memenuhi itu.
                99 Cahaya di Langit Eropa. Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa. Kisah ini dituliskan berdasarkan pengalaman nyata sang penulis, Hanum Salsabiela Rais (putri dari Amin Rais) bersama suaminya Rangga Almahendra. Tiga tahun hidup di Wina, Austria dengan Islam sebagai minoritas tentu bukanlah perkara mudah. Kemudian ia dipertemukan dengan Fatma, seorang wanita dari Turki. Fatma seperti saudara yang membukakan mata penulis dan berhasil membuatnya jatuh cinta lebih dalam dengan Islam. Fatma mengajak dan mengajarkannya untuk menjadi agen muslim yang baik. Fatma membantunya mengungkap lebih dalam sejarah Islam yang pernah tergores di Eropa. Ia mengajak penulis untuk menjelajahi Eropa mengungkap lebih detail goresan – goresan itu. Namun, takdir berkata lain. Fatma tidak dapat menemaninya.
                Buku ini disampaikan dalam sebuah kisah yang runtut dan terkadang mengajak kita kembali menengok ke masa lampau. Zaman dimana Islam menjadi penerang di Bumi Eropa dan kehancurannya. Kita akan menemukan fakta –fakta yang baru dan membukakan mata kita lebih lebar untuk mengenal sejarah Islam. Buku ini membuat kita tersadar betapa pentingnya membangun imej Islam dengan benar, yakni dengan kedamaian dan kelembutan. Bukan dengan pedang atau teror bom dengan mengatasnamakan jihad tanpa tujuan yang jelas maknanya.   
                Terakhir, buku ini mengingatkan saya, tentang sebuah impian untuk menikmati indahnya Eropa bersama seorang teman. Akan saya perbarui, untuk menikmati indahnya Eropa sambil mengungkap sejarah Islam di dalamnya.
Leelou Blogs
 

Template by BloggerCandy.com